Renungan Bersama

Renungan Bersama

"Jaga diri kamu dan keluarga kamu dari api neraka"

"Janganlah kamu meninggalkan solat sekali kerana kamu akan meninggalkannya banyak kali, jangan kamu melakukan kejahatan sekali kerana kamu akan melakukannya banyak kali"

"Mulakan perubahan yang kecil, bermula dalam diri kamu sendiri dan berubahlah mulai sekarang"

"Perbetulkan setiap niat atas pekerjaan/perbuatan yang kita lakukan hanya kerana Allah"

"Orang yang baik adalah orang yang baik agamanya iaitu menunaikan solat 5 waktu dan orang yang baik akhlaknya"

Showing posts with label hukum. Show all posts
Showing posts with label hukum. Show all posts

Wednesday, November 24, 2010

Rasulullah s.a.w.melaknat wanita yang mencukur bulu kening


FIRMAN Allah bermaksud: Dan katakan kepada perempuan-perempuan yang beriman, supaya mereka menahan sebahagian penglihatan, memelihara kehormatannya dan tiada memperlihatkan perhiasannya (tubuhnya) selain daripada yang nyata (mesti terbuka daripada bahagian badannya yang sangat perlu dalam pekerjaan sehari-hari, seperti mukanya dan tapak tangan). Dan hendaklah mereka sampaikan kudungnya ke leher (tutup kepalanya sampai ke leher dan dadanya), dan tiada memperlihatkan perhiasannya (tubuhnya), kecuali kepada suaminya, bapanya, bapa suaminya, anak-anaknya, anak-anak suaminya, saudara-saudaranya, anak-anak saudara lelaki, anak-anak saudara perempuannya, sesama perempuan Islam, hamba sahaya kepunyaannya, lelaki yang menjalankan kewajibannya tetapi tidak mempunyai keinginan (terhadap perempuan - umpamanya pelayan-pelayan lelaki yang sudah tua dan tiada lagi mempunyai keinginan kepada perempuan) dan kanak-kanak yang belum mempunyai pengertian kepada aurat perempuan. Dan janganlah mereka pukulkan kakinya, supaya diketahui orang perhiasannya yang tersembunyi (misalnya melangkah dengan cara yang menyebabkan betisnya terbuka atau perhiasan seperti gelang/rantai kakinya nampak). Dan taubatlah kamu semuanya kepada Allah, hai orang yang beriman, supaya kamu beruntung. (Surah an-Nur, ayat 31) 


Wahai nabi-nabi katakanlah kepada isteri-isterimu, anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin, hendaklah mereka memakai baju jilbab (baju labuh dan longgar) yang demikian itu supaya mereka mudah dikenali. Lantaran itu mereka tidak diganggu. Allah Maha Pengampun, lagi Maha Penyayang. (Maksud surah al-Ahzab, ayat 59)


Wahai anakku Fatimah! Adapun perempuan-perempuan yang akan digantung rambutnya hingga mendidih otaknya dalam neraka adalah mereka itu di dunia tidak mahu menutup rambutnya daripada dilihat oleh lelaki yang bukan mahramnya. (Hadis riwayat Bukhari dan Muslim)


Menurut Bukhari, Nabi Muhammad saw melaknat perempuan yang mencukur atau menipiskan bulu kening atau meminta supaya dicukurkan bulu kening. (Hadis riwayat Abu Daud Fi Fathil Bari)


Siapa saja wanita yang memakai wangi-wangian, kemudian melewati suatu kaum supaya mereka itu mencium baunya, maka wanita itu telah dianggap melakukan zina dan tiap-tiap mata ada zina. (Hadis riwayat Nasaii, Ibn Khuzaimah dan Hibban)


Rasullulah melaknat perempuan yang mengikir gigi atau meminta supaya dikikirkan giginya. (Hadis riwayat at-Thabrani)


Dilaknat perempuan yang menjarangkan giginya supaya menjadi cantik, yang merubah ciptaan Allah. (Hadis riwayat Bukhari dan Muslim)


Asma binti Abu Bakar menemui Rasulullah dengan memakai pakaian yang tipis. Sabda Rasulullah: Wahai Asma! Sesungguhnya seorang gadis yang telah berhaid tidak boleh baginya menzahirkan anggota badan kecuali pergelangan tangan dan wajah saja." (Hadis riwayat Muslim dan Bukhari.


Sesungguhnya kepala yang ditusuk dengan besi itu lebih baik daripada menyentuh kaum yang bukan sejenis yang tidak halal baginya. (Hadis riwayat at-Tabrani dan Baihaqi).

Sumber : Facebook Abu Hanifah

Monday, November 22, 2010

Hukum Mencabut Uban

Makruh mencabut uban ataupun janggut yang beruban dan makruh membakarnya dengan api ataupun sebagainya supaya nampak seperti orang yang sudah tua. (Mughni al-Muhtaj, kitab al-udhiyyah fasal fi al-aqiqah: 4/374)

Larangan mencabut uban ini telah disebutkan dalam hadis daripada ‘Amr bin Syu‘aib daripada ayahnya daripada neneknya berkata yang maksudnya :



“Sesungguhnya Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam melarang daripada mencabut uban (kepala atau janggut) dan Baginda bersabda: “Sesungguhnya uban itu cahaya orang muslim.”
(Hadis riwayat at-Tirmidzi)
Hadis yang lain, daripada ‘Amr bin Syu‘aib daripada ayahnya daripada neneknya berkata yang maksudnya

Maksudnya: “Bersabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam: “Jangan kamu cabut uban. Tiada daripada seorang muslim beruban dengan satu uban di dalam Islam, berkata Musaddad (periwayat) daripada Sufyan: “Melainkan bagi uban itu cahaya di hari qiamat.” Sementara katanya (periwayat) dalam hadis Yahya: “Melainkan Allah menulis baginya dengan sehelai uban itu satu kebajikan dan menggugurkan daripadanya (orang itu) dengan sehelai uban itu satu kesalahan.”

(Hadis riwayat Abu Daud).

Monday, November 01, 2010

Azab Bagi Wanita

Saudara dan saudari kaum muslimin dan muslimat Sebagai renungan kita bersama
khususnya untuk para wanita dan diriku sendiri.....
                                                                  
Sayidina Ali ra menceritakan suatu ketika melihat Rasulullah saw menangis manakala ia datang bersama Fatimah.

Lalu keduanya bertanya mengapa Rasulullah saw menangis. Beliau menjawab,

"Pada malam aku di-isra'- kan , aku melihat perempuan-perempuan yang sedang disiksa dengan berbagai siksaan. Itulah sebabnya mengapa aku menangis. Karena, menyaksikan mereka yang sangat berat dan mengerikan siksanya.

Putri Rasulullah saw kemudian menanyakan apa yang dilihat ayahandanya.  "Aku lihat ada perempuan digantung rambutnya, otaknya mendidih.

Aku lihat perempuan digantung lidahnya, tangannya diikat  ke belakang dan timah cair dituangkan ke dalam tengkoraknya.

Aku lihat perempuan tergantung kedua kakinya dengan terikat tangannya sampai ke ubun-ubunnya, diulurkan ular dan kalajengking.

Dan aku lihat perempuan yang memakan badannya sendiri, di  bawahnya dinyalakan api neraka. Serta aku lihat perempuan yang bermuka hitam, memakan tali perutnya sendiri.

Aku lihat perempuan yang telinganya pekak dan matanya buta, dimasukkan ke dalam peti yang dibuat dari api neraka, otaknya keluar dari lubang hidung, badannya berbau busuk karena penyakit sopak dan kusta.

Aku lihat perempuan yang badannya seperti himar,  beribu-ribu kesengsaraan dihadapinya. Aku lihat perempuan yang rupanya seperti anjing, sedangkan api masuk melalui mulut dan keluar dari duburnya sementara malikat memukulnya dengan pentung dari api neraka,"kata Nabi saw.

Fatimah Az-Zahra kemudian menanyakan mengapa mereka disiksa seperti itu?                                                                                               
Rasulullah menjawab,

"Wahai putriku, adapun mereka yang  tergantung rambutnya hingga otaknya mendidih adalah wanita yang tidak menutup rambutnya sehingga terlihat oleh laki-laki yang bukan muhrimnya.

Perempuan yang digantung susunya adalah istri yang 'mengotori' tempat tidurnya.

Perempuan yang tergantung kedua kakinya ialah perempuan  yang tidak taat kepada suaminya, ia keluar rumah tanpa izin suaminya, dan perempuan yang tidak mau mandi suci dari haid dan nifas.                                                                                               
Perempuan yang memakan badannya sendiri ialah karena ia  berhias untuk lelaki yang bukan muhrimnya dan suka mengumpat orang lain.

Perempuan yang memotong badannya sendiri dengan gunting api neraka karena ia memperkenalkan dirinya kepada orang  yang kepada orang lain bersolek dan berhias supaya       kecantikannya dilihat laki-laki yang bukan muhrimnya.                                                               

Perempuan yang diikat kedua kaki dan tangannya ke atas ubun-ubunnya diulurkan ular dan kalajengking padanya karena ia bisa shalat tapi tidak mengamalkannya dan tidak mau mandi junub.                                                                                             

Perempuan yang kepalanya seperti babi dan badannya  seperti himar ialah tukang umpat dan pendusta. Perempuan  yang menyerupai anjing ialah perempuan yang suka memfitnah dan membenci suami."Mendengar itu, Sayidina Ali dan Fatimah Az-Zahra pun turut menangis.                                                                                   
Dan inilah peringatan kepada kaum perempuan.  

Sumber : Facebook Tok Wan